{"id":195,"date":"2026-03-13T21:28:58","date_gmt":"2026-03-13T12:28:58","guid":{"rendered":"https:\/\/lpknozomi.com\/?p=195"},"modified":"2026-03-13T21:28:58","modified_gmt":"2026-03-13T12:28:58","slug":"aisatsu-greetings-bahasa-jepang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lpknozomi.com\/ja\/aisatsu-greetings-bahasa-jepang\/","title":{"rendered":"Panduan Lengkap Aisatsu: Belajar Ucapan Salam dalam Bahasa Jepang untuk Pemula"},"content":{"rendered":"<p data-path-to-node=\"4\">Bagi Anda yang sedang belajar bahasa Jepang atau berencana mengikuti program magang ke Jepang, menguasai tata bahasa dan kosakata saja tidaklah cukup. Ada satu elemen budaya yang sangat krusial dan menjadi pondasi komunikasi di Negeri Sakura, yaitu <b data-path-to-node=\"4\" data-index-in-node=\"249\">Aisatsu (\u6328\u62f6)<\/b> atau ucapan salam.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"5\">Di Jepang, <i data-path-to-node=\"5\" data-index-in-node=\"11\">Aisatsu<\/i> bukan sekadar basa-basi atau formalitas belaka. Mengucapkan salam adalah bentuk penghormatan, cara membangun hubungan baik, dan cerminan kedisiplinan seseorang. Bahkan, di lingkungan kerja maupun sekolah Jepang, kualitas karakter seseorang sering kali dinilai dari seberapa baik dan lantang ia mengucapkan salam.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"6\">Mari kita pelajari berbagai macam <i data-path-to-node=\"6\" data-index-in-node=\"34\">\u3054\u6328\u62f6<\/i> atau salam dalam bahasa Jepang yang wajib Anda kuasai, mulai dari salam sehari-hari hingga salam khusus di dunia kerja!<\/p>\n<h2 data-path-to-node=\"7\">Apa Makna Filosofis dari Aisatsu?<\/h2>\n<p data-path-to-node=\"8\">Secara harfiah, karakter kanji untuk <i data-path-to-node=\"8\" data-index-in-node=\"37\">Aisatsu<\/i> (\u6328\u62f6) memiliki arti &#8220;membuka hati untuk mendekati orang lain&#8221;. Oleh karena itu, mengucapkan salam dengan suara yang ceria dan senyuman dianggap sebagai langkah pertama untuk membuka komunikasi dan menciptakan lingkungan yang harmonis. Di LPK Nozomi Majalengka, pembiasaan <i data-path-to-node=\"8\" data-index-in-node=\"316\">Aisatsu<\/i> adalah salah satu materi pembinaan karakter yang paling kami tekankan sebelum siswa berangkat ke Jepang.<\/p>\n<h2 data-path-to-node=\"9\">1. Ucapan Salam Berdasarkan Waktu (Dasar)<\/h2>\n<p data-path-to-node=\"10\">Ini adalah kelompok salam paling dasar yang akan Anda gunakan setiap hari, baik kepada tetangga, teman, maupun atasan.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"11\">a. Selamat Pagi: Ohayou Gozaimasu (\u304a\u306f\u3088\u3046\u3054\u3056\u3044\u307e\u3059)<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"12\">Ini adalah salam yang diucapkan sejak matahari terbit hingga sekitar jam 10 atau 11 pagi.<\/p>\n<ul data-path-to-node=\"13\">\n<li>\n<p data-path-to-node=\"13,0,0\"><b data-path-to-node=\"13,0,0\" data-index-in-node=\"0\">Ohayou Gozaimasu:<\/b> Digunakan pada situasi formal, kepada atasan, guru, orang yang lebih tua, atau orang yang baru dikenal.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"13,1,0\"><b data-path-to-node=\"13,1,0\" data-index-in-node=\"0\">Ohayou:<\/b> Bentuk kasual yang hanya boleh digunakan kepada teman sebaya, sahabat dekat, atau anggota keluarga.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h3 data-path-to-node=\"14\">b. Selamat Siang: Konnichiwa (\u3053\u3093\u306b\u3061\u306f)<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"15\">Digunakan dari sekitar jam 11 siang hingga matahari terbenam (sekitar jam 5 atau 6 sore). Berbeda dengan <i data-path-to-node=\"15\" data-index-in-node=\"105\">Ohayou<\/i>, <i data-path-to-node=\"15\" data-index-in-node=\"113\">Konnichiwa<\/i> tidak memiliki bentuk kasual maupun sopan yang berbeda; kata ini bisa digunakan kepada siapa saja. Selain berarti &#8220;selamat siang&#8221;, kata ini juga bermakna &#8220;halo&#8221;.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"16\">c. Selamat Malam: Konbanwa (\u3053\u3093\u3070\u3093\u306f)<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"17\">Sama seperti <i data-path-to-node=\"17\" data-index-in-node=\"13\">Konnichiwa<\/i>, salam ini digunakan setelah hari mulai gelap hingga larut malam. Kata ini juga berlaku umum untuk semua tingkat kesopanan.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"18\">d. Selamat Tidur: Oyasuminasai (\u304a\u3084\u3059\u307f\u306a\u3055\u3044)<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"19\">Diucapkan ketika Anda hendak berpisah di malam hari untuk beristirahat, atau kepada anggota keluarga sebelum tidur. Bentuk kasualnya untuk teman dekat adalah <b data-path-to-node=\"19\" data-index-in-node=\"158\">Oyasumi<\/b>.<\/p>\n<h2 data-path-to-node=\"20\">2. Salam Khas di Lingkungan Kerja Jepang (Wajib untuk Peserta Magang!)<\/h2>\n<p data-path-to-node=\"21\">Jika Anda berangkat magang atau bekerja di Jepang, menguasai salam di tempat kerja adalah <b data-path-to-node=\"21\" data-index-in-node=\"90\">kewajiban mutlak<\/b>. Budaya kerja Jepang sangat ketat dalam hal ini.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"22\">a. Otsukaresama desu (\u304a\u75b2\u308c\u69d8\u3067\u3059)<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"23\">Ini adalah &#8220;kalimat sakti&#8221; di dunia kerja Jepang. Secara harfiah artinya &#8220;Terima kasih atas kerja keras Anda&#8221;. Kalimat ini diucapkan:<\/p>\n<ul data-path-to-node=\"24\">\n<li>\n<p data-path-to-node=\"24,0,0\">Saat berpapasan dengan rekan kerja di lorong kantor\/pabrik.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"24,1,0\">Sebagai sapaan awal saat menelepon rekan kerja.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"24,2,0\">Saat jam kerja berakhir. <i data-path-to-node=\"24,2,0\" data-index-in-node=\"25\">(Catatan: Jika pekerjaan sudah benar-benar selesai di hari itu, ucapkan bentuk lampaunya: <b data-path-to-node=\"24,2,0\" data-index-in-node=\"115\">Otsukaresama deshita<\/b>).<\/i><\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h3 data-path-to-node=\"25\">b. Osakini Shitsurei Shimasu (\u304a\u5148\u306b\u5931\u793c\u3057\u307e\u3059)<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"26\">Jika Anda harus pulang kerja lebih dulu sementara rekan-rekan atau atasan masih bekerja, Anda <b data-path-to-node=\"26\" data-index-in-node=\"94\">wajib<\/b> mengucapkan kalimat ini. Artinya adalah &#8220;Permisi, saya pamit pulang duluan.&#8221; Ini menunjukkan rasa hormat kepada mereka yang masih lembur. Teman yang ditinggalkan akan membalas dengan <i data-path-to-node=\"26\" data-index-in-node=\"283\">Otsukaresama deshita<\/i>.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"27\">c. Yoroshiku Onegaishimasu (\u3088\u308d\u3057\u304f\u304a\u9858\u3044\u3057\u307e\u3059)<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"28\">Ungkapan ini tidak memiliki padanan kata yang pas dalam bahasa Indonesia maupun Inggris. Kalimat ini bisa berarti &#8220;Mohon bantuannya&#8221;, &#8220;Senang berkenalan dengan Anda&#8221;, atau &#8220;Mohon kerjasamanya&#8221;. Anda mengucapkannya saat pertama kali memperkenalkan diri, atau saat menyerahkan suatu tugas kepada orang lain.<\/p>\n<h2 data-path-to-node=\"29\">3. Salam Keseharian di Rumah dan Kehidupan Sosial<\/h2>\n<p data-path-to-node=\"30\">Dalam kehidupan sehari-hari (misalnya saat tinggal di asrama atau <i data-path-to-node=\"30\" data-index-in-node=\"66\">apato<\/i> di Jepang), Anda juga akan sering mendengar dan menggunakan salam berikut:<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"31\">a. Ittekimasu &amp; Itterasshai<\/h3>\n<ul data-path-to-node=\"32\">\n<li>\n<p data-path-to-node=\"32,0,0\"><b data-path-to-node=\"32,0,0\" data-index-in-node=\"0\">Ittekimasu (\u884c\u3063\u3066\u304d\u307e\u3059):<\/b> Artinya &#8220;Saya pergi dulu&#8221;. Diucapkan oleh orang yang akan keluar rumah\/asrama.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"32,1,0\"><b data-path-to-node=\"32,1,0\" data-index-in-node=\"0\">Itterasshai (\u884c\u3063\u3066\u3089\u3063\u3057\u3083\u3044):<\/b> Artinya &#8220;Hati-hati di jalan \/ Silakan pergi dan kembalilah&#8221;. Ini adalah balasan dari orang yang tetap tinggal di rumah.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h3 data-path-to-node=\"33\">b. Tadaima &amp; Okaerinasai<\/h3>\n<ul data-path-to-node=\"34\">\n<li>\n<p data-path-to-node=\"34,0,0\"><b data-path-to-node=\"34,0,0\" data-index-in-node=\"0\">Tadaima (\u305f\u3060\u3044\u307e):<\/b> Artinya &#8220;Saya pulang \/ Saya sudah kembali&#8221;. Diucapkan saat Anda baru sampai di rumah.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"34,1,0\"><b data-path-to-node=\"34,1,0\" data-index-in-node=\"0\">Okaerinasai (\u304a\u304b\u3048\u308a\u306a\u3055\u3044):<\/b> Artinya &#8220;Selamat datang kembali&#8221;. Diucapkan oleh orang yang berada di rumah untuk menyambut yang baru pulang.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h3 data-path-to-node=\"35\">c. Itadakimasu &amp; Gochisousama Deshita<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"36\">Budaya makan Jepang sangat menghargai makanan dan pembuatnya.<\/p>\n<ul data-path-to-node=\"37\">\n<li>\n<p data-path-to-node=\"37,0,0\"><b data-path-to-node=\"37,0,0\" data-index-in-node=\"0\">Itadakimasu (\u3044\u305f\u3060\u304d\u307e\u3059):<\/b> Diucapkan sebelum makan. Berarti &#8220;Saya terima makanan ini dengan rasa syukur&#8221;.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"37,1,0\"><b data-path-to-node=\"37,1,0\" data-index-in-node=\"0\">Gochisousama deshita (\u3054\u3061\u305d\u3046\u3055\u307e\u3067\u3057\u305f):<\/b> Diucapkan setelah selesai makan, yang berarti &#8220;Terima kasih atas hidangannya&#8221;.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h2 data-path-to-node=\"38\">Pentingnya Bahasa Tubuh: Ojigi (Membungkuk)<\/h2>\n<p data-path-to-node=\"39\">Di Jepang, mengucapkan <i data-path-to-node=\"39\" data-index-in-node=\"23\">Aisatsu<\/i> tidak lengkap tanpa bahasa tubuh yang benar. Orang Jepang jarang berjabat tangan; mereka menggunakan <b data-path-to-node=\"39\" data-index-in-node=\"132\">Ojigi<\/b> (membungkukkan badan).<\/p>\n<p data-path-to-node=\"40\">Sebagai peserta magang, Anda harus tahu tiga jenis <i data-path-to-node=\"40\" data-index-in-node=\"51\">Ojigi<\/i>:<\/p>\n<ol start=\"1\" data-path-to-node=\"41\">\n<li>\n<p data-path-to-node=\"41,0,0\"><b data-path-to-node=\"41,0,0\" data-index-in-node=\"0\">Eshaku (Membungkuk 15 derajat):<\/b> Untuk sapaan kasual kepada rekan kerja yang setara saat berpapasan.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"41,1,0\"><b data-path-to-node=\"41,1,0\" data-index-in-node=\"0\">Keirei (Membungkuk 30 derajat):<\/b> Bentuk paling umum dalam bisnis. Digunakan saat menyapa atasan, menyambut tamu, atau berterima kasih.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"41,2,0\"><b data-path-to-node=\"41,2,0\" data-index-in-node=\"0\">Saikeirei (Membungkuk 45 derajat):<\/b> Bungkukan yang sangat dalam, digunakan untuk meminta maaf secara mendalam atau menunjukkan rasa hormat yang luar biasa kepada klien VIP.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h2 data-path-to-node=\"42\">Kesimpulan<\/h2>\n<p data-path-to-node=\"43\">Belajar bahasa Jepang bukan sekadar menghafal kosakata, tetapi juga memahami budaya dan etika masyarakatnya. Menguasai <i data-path-to-node=\"43\" data-index-in-node=\"119\">Aisatsu<\/i> dengan baik akan membuat Anda lebih dihargai, mudah bergaul, dan cepat beradaptasi di lingkungan kerja Jepang.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"44\">Apakah Anda merasa kesulitan belajar bahasa Jepang sendirian? Jangan khawatir! <b data-path-to-node=\"44\" data-index-in-node=\"79\">LPK\u30ce\u30be\u30df\u30fb\u30de\u30b8\u30e3\u30ec\u30f3\u30ab<\/b> siap membantu Anda. Kami memiliki program pelatihan bahasa Jepang intensif yang dididik langsung oleh instruktur profesional. Tidak hanya bahasa, kami juga melatih etika kerja dan budaya Jepang agar Anda 100% siap diberangkatkan.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"45\"><b data-path-to-node=\"45\" data-index-in-node=\"0\">Tertarik untuk bergabung?<\/b> Hubungi kami sekarang juga melalui form kontak atau tombol WhatsApp di website ini untuk mendapatkan informasi pendaftaran terbaru!<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagi Anda yang sedang belajar bahasa Jepang atau berencana mengikuti program magang ke Jepang, menguasai tata bahasa dan kosakata saja tidaklah cukup. Ada satu elemen budaya yang sangat krusial dan menjadi pondasi komunikasi di Negeri Sakura, yaitu Aisatsu (\u6328\u62f6) atau ucapan salam. Di Jepang, Aisatsu bukan sekadar basa-basi atau formalitas belaka. Mengucapkan salam adalah bentuk penghormatan, cara membangun hubungan baik, dan cerminan kedisiplinan seseorang. Bahkan, di lingkungan kerja maupun sekolah Jepang, kualitas karakter seseorang sering kali dinilai dari seberapa baik dan lantang ia mengucapkan salam. Mari kita pelajari berbagai macam Greetings atau salam dalam bahasa Jepang yang wajib Anda kuasai, mulai dari salam sehari-hari hingga salam khusus di dunia kerja! [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":196,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":["post-195","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-panduan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lpknozomi.com\/ja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/195","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lpknozomi.com\/ja\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lpknozomi.com\/ja\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lpknozomi.com\/ja\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lpknozomi.com\/ja\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=195"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lpknozomi.com\/ja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/195\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":197,"href":"https:\/\/lpknozomi.com\/ja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/195\/revisions\/197"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lpknozomi.com\/ja\/wp-json\/wp\/v2\/media\/196"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lpknozomi.com\/ja\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=195"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lpknozomi.com\/ja\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=195"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lpknozomi.com\/ja\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=195"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}